Ormas Al Kahar Sesalkan Pertemuan Wagub Aceh dengan Dubes Asing

Banda Aceh – Pertemuan Wakil Gubernur Aceh Muzakir Manaf yang didampingi tim Greenomics Indonesia dengan Wakil Duta Besar Belanda untuk Indonesia, Ferdinand Lahnstein, di Kantor Kedubes Belanda di Jalan H.R. Rasuna Said Jakarta, Rabu, 7 Oktober 2015, menuai kecaman.

Sekjen Ormas (Organisasi Kemasyarakatan) Al Kahar, Muhajir di Banda Aceh, Sabtu, 10 Oktober 2015, dalam siaran persnya menyayangkan pertemuan tersebut. Menurutnya, hal yang tidak patut seorang pejabat penting Aceh bertemu dengan Dubes Asing untuk meminta dukungan terkait pembangunan di Aceh.

“Agak memalukan apabila persoalan rumah tangga Aceh diumbarkan ke negara Asing. Tanpa harus mengemis ke Eropa dan bangsa asing, Aceh mampu menata dirinya sendiri dengan potensi yang dimilikinya baik kekayaan alam maupun sumber daya manusianya. Tinggal bagaimana pemegang kekuasaan di Aceh mahu berpikir untuk itu,” ujar Muhajir.

Menurutnya pertemuan tersebut sarat dengan kepentingan. Bahkan Muhajir menilai, pertemuan Wakil Gubernur Aceh dengan Wakil Duta Besar Belanda untuk Indonesia, melanggar etika pejabat.

“Di saat Gubernur Aceh baru pulang dari ibadah haji, Wakil Gubernurnya malah membuat agenda lain di luar Aceh. Semestinya, Wakil Gubernur menyambut kepulangan Gubernur. Saat Gubernur tidak ada di Aceh, Wagub yang menjalankan roda pemerintahan. Apa yang dilakukan Wagub saat itu, semuanya itu mesti dilaporkan,” ujar Muhajir.

Selain itu, Muhajir menyarankan kepada pemerintah Aceh untuk membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah pusat agar setiap pembangunan di Aceh berjalan lancar.

“Banyak persoalan Aceh yang terhambat dan terganjal dengan aturan pusat seperti persoalan Qanun Lambang, Bendera dan Hymne Aceh,  proyek pembangunan jalan di Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) dan beberapa turunan MoU Helsinki yang belum diselesaikan. Semua akan teratasi jika Pemerintah Aceh membangun Komunikasi yang baik dengan Pemerintah Pusat,” katanya.

Sebelumnya Wakil Gubernur Aceh, Wali Nanggroe Malik Mahmud, ditambah anggota DPR RI Nasir Djamil dan aktivis lingkungan hidup melakukan pertemuan dengan Kedutaan Besar Amerika Serikat untuk RI yang dilangsungkan di Jakarta, Senin (21/9/2015).pd
Share on Google Plus

About Peradaban Dunia

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

PuKAT Aceh Turki