SHF Belajar Tulis Esai di Makam Syiah Kuala

Kegiatan belajar mengajar Sekolah Hamzah Fansuri (SHF) di Komplek Makam Syiah Kuala, yang terletak tepat di pinggir pantai gampong Dayah Raya, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh, Selasa, 10 Juni 2015. Foto: Fira Zakia.

Banda Aceh - Pelajar Sekolah Hamzah Fansuri (SHF) belajar menulis esai di Komplek Makam Syiah Kuala, yang terletak tepat di pinggir pantai gampong Dayah Raya, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh, Selasa, 10 Juni 2015. Makam tersebut telah dijadikan sebagai tempat wisata religi oleh Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB).

Kepala SHF, Thayeb Loh Angen, yang merangkap jabatan sebagai guru untuk mengajar siswa-siswa di sekolah, mengatakan, SHF memakai pola pendidikan ala pendidikan Finlandia yang saat itu terbaik di dunia.

“Tujuan saya mendirikan sekolah ini untuk memajukan negara ini dengan tulisan-tulisan emas yang dihasilkan oleh penulis-penulis muda ini ke depannya,” begitu kata Thayeb Loh Angen.

“Semakin banyak penulis, semakin banyak yang bias membantu perbaikan negeri lewat tulisan,” tambahnya.

Seorang pelajar SHF, Muhammad Reza, mengatakan, pola belajar mengajar bisa berpindah-pindah sewaktu-waktu setiap minggunya. Pertemuan sebelumnya, kata Reza, di komplek taman Mesjid Raya Baiturrahman.

“Tujuan saya belajar menulis untuk mengekpresikan unek-unek atau perasaan yang terpendam dan ingin menulis kisah-kisah nyata tentang Aceh untuk dikosumsi negara luar,” katanya Muhammad Reza yang tercatat sebagai mahasiswa di salah satu Universitas Negeri tersebut.

Koordinator kelas, Muhajir, mengatakan, ada tiga orang siswa tidak bias hadir, yakni: Zulkausar Barazi, Nazarullah dan Dasma karena memiliki halangan masing-masing. Pada pertemuan kali ini, kata Muhajir, selain dirinya, yang hadir ada Muhammad Reza, Rahmatullah Yusuf Gogo, Fira Zakia, dan seorang tamu dari komunitas Griya.

"Tamu ini bernama Yelli. Ia datang menyampaikan undangan serta meminta kesediaan Thayeb Loh Angen untuk memandu dirinya dan beberapa orang rekan dalam menulis feature tentang kegiatan komunitas mereka," kata Muhajir.mrz
Share on Google Plus

About Peradaban Dunia

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

PuKAT Aceh Turki