Mantan Aktivis Mahasiswa Budidaya Ikan Lele

Kolam Ikan.  Foto: bismacenter.ning.com

Ulee Kareng - Masrur (29 Tahun) seorang pemuda yang juga mantan aktivis mahasiswa dari Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-raniry, saat ini menggeluti bisnis budidaya ikan lele di Gampong Doy, Ulee Kareng, Banda Aceh.

Bisnis budidaya ikan lele ini sudah digeluti Masrur sejak tahun 2012. Ia mangaku awalnya bisnis ini tidak berjalan seperti yang diinginkan, banyak dari bibit ikan lele mati, akan tetapi dengan tekad kuat, ia tetap bertahan untuk menjalankan bisnis ini.

Masrur mengatakan, bisnis yang ia geluti saat ini berawal dari hobi, modal awal yang ia keluarkan untuk bisnis budidaya lele berjenis sangkuriang ini sekitar 500.000,- untuk tiga petak kolam.

“Selain tiga petak kolam, juga terdapat sebuah gubuk untuk meletakkan dua unit mesin pellet apung, sebagai media untuk melanjutkan budidaya lele tersebut dan sekarang alhamdulillah sudah memiliki 23 kolam dengan kapasitas bibit 3000 ekor,” ujar Masrur saat dijumpai pada hari Sabtu (30/05/2015).

Masrur mengatakan, pakan yang ia gunakan untuk lele tersebut memanfaatkan pakan alami (perut ayam dan bebek serta perut ikan tongkol). Tujuannya menggunkan pakan alami tersebut untuk meminimalisir modal usaha, sehingga dapat digunakan untuk keperluan yang lain.

“Kendala yang saya hadapi dalam bisnis budidaya lele ini, pakan terlalu mahal, tidak sebanding dengan hasil penjualan lele. Saya berharap ke depan pemerintah peduli dan membina kelompok usaha budidaya lele sehingga lele hasil budidaya masyarakat dapat diekspor keluar,” tutur Masrur di lokasi budidaya lele.
 
Berita Langsung ini ditulis sebagai tugas Kelas Sastra Dan Perkabaran Sekolah Hamzah Fansuri
Penulis Berita: Dasma Susanti
Editor: Rahmatullah
 
Share on Google Plus

About Peradaban Dunia

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

PuKAT Aceh Turki