Pelajar SHF Belajar di Taman Hutan Kota

Belajar menulis feature Kelas Sastra dan Perkabaran Sekolah Hamzah Fansuri di Taman Hutan Kota BNI, Gampong Tibang, Banda Aceh, Jumat sore, (22/05/2015). Foto: Fira Zakia.

Banda Aceh - Sejumlah siswa yang tergabung dalam Kelas Sastra dan Perkabaran Sekolah Hamzah Fansuri mengikuti pelajaran menulis feature yang dipandu oleh Thayeb Loh Angen di Taman “Hutan Kota BNI”, Gampong Tibang, Banda Aceh. Siswa yang berjumlah lima orang tersebut terlihat antusias mengikuti kelas di alam terbuka pada Jumat sore, (22/05/2015).

Kelas menulis featured ini merupakan lanjutan dari kelas menulis sebelumnya dengan materi menulis berita langsung yang juga dilaksanakan di kelas alam terbuka seperti di Makam Kandang XII, Museum Rumoh Aceh dan Kedai Kopi Taufik.

Menurut Thayeb Loh Angen (36), menggelar kelas di alam terbuka seperti di Taman Hutan Kota untuk membuat siswa lebih santai, apalagi siswa yang terdiri dari beberapa Universitas di Banda Aceh ini telah terbiasa belajar dalam ruangan tertutup di kampusnya masing-masing.

“Belajar di alam terbuka seperti ini akan menjadi kenang-kenangan sendiri dan akan diingat selalu oleh peserta, apalagi tempatnya berbeda-beda, membuat para siswa tidak mudah jenuh,” ujar penulis Novel 2025 ini.

Taman Hutan Kota BNI yang setiap sorenya dipadati oleh pengunjung, tidak mempengaruhi proses belajar mengajar yang dilaksanakan oleh Sekolah Hamzah Fansuri. Bahkan kegiatan tersebut mendapat perhatian pengunjung yang berlalu-lalang dalam taman.

Nazarullah (23), seorang siswa Sekolah Hamzah Fansuri yang mengikuti kelas hari itu, mengatakan, dirinya tidak merasa risih sama sekali dengan banyak perhatian pengunjung.

Peserta belajar feature Kelas Sastra dan Perkabaran
Sekolah Hamzah Fansuri mengabadikan diri dalam
gambar setelah kegiatan belajar mengajar di Taman
Hutan Kota BNI, Gampong Tibang, Banda Aceh,
Jumat sore, (22/05/2015).
Foto: Pengunjung Sukarelawan.

“Tidak masalah dengan banyak perhatian pengunjung, karena selama ini memang tidak banyak orang membuka kelas di alam terbuka seperti di Taman Hutan Kota, jadi wajar saja banyak yang memperhatikan,” ujar Nazarullah.

Namun ia juga berharap, semoga pengunjung tidak hanya memperhatikan saja, tapi juga bisa termotivasi belajar di alam terbuka seperti ini.

“Semoga mereka dapat mengikuti jejak kami membuka kelas di alam terbuka seperti ini,” ujarnya lagi.ryg


Ditulis oleh Rahmatullah Yusuf Gogo pelajar Kelas Sastra dan Perkabaran Sekolah Hamzah Fansuri, Jum’at Mei 2015.
Share on Google Plus

About Peradaban Dunia

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

PuKAT Aceh Turki