Griya Schizofren Berdayakan Pasien Ganguan Jiwa

Banda Aceh - Komunitas Social, Humanity, dan Friendly (Griya Schizofren) kembali mengelar kegiatan pemberdayaan terhadap pasien di RS jiwa Zainal Abidin Lampried, Banda Aceh, Kamis 30/04) lalu. Dalam kegiatan tersebut para pengiat sosial ini melakukan berbagi macam acara.

Ketua Komunitas Griya Schizofren, Yelli yang ditemui di lokasi mengatakan, acara tersebut merupakan sebuah kegiatan yang diperuntukkan bagi orang-orang yang mengalami ganguan jiwa.

"Kita tahu banyak orang yang mengalami hal seperti demikian sering dikucilkanbahkan terkesan dijahui oleh keluarganya maupun lingkungan sekitar sehingga berdampak buruk bagi psikologis mereka," kata Yelli.

Sementara Mr. A salah satu pasien yang diwawancara yang turut menjadi peserta dalam kegiatan tersebut mengatakan, kegiatan ini sungguh membuat merekapara pengidap ganguan jiwa ini merasa senang sekaligus bahagia atas kunjungan Komunitas Griya ke tempat tersebut.

“Kehadiran mereka membuat kami seakan terlahir kembali di tengah-tengah masyarakat seperti orang pada umumnya karena keakraban ini, dan kami berharap kegiatan ini dapat selalu berlanjut di kemudian harinya,” kata laki-laki berkepala plontos ini.mzb

Berita ini ditulis oleh Muhammad Zulkausar Barazy sebagai bahan latihan di Kelas (Jurusan) Sastra dan Perkabaran Sekolah Hamzah Fansuri (SHF), pada pertemuan pertama, Selasa, 5 Mei 2015, di Kantin SMEA Lampineung, Banda Aceh.
Share on Google Plus

About Peradaban Dunia

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

PuKAT Aceh Turki