Pasukan Selat Melaka

Kepada Laksamana Keumala Hayati

Karya Thayeb Loh Angen


Acara Ikrar Kuta Inong Balee, 21 April 2015di Benteng Kuta Inong Balee, Lamreh, Aceh Besar. Acara tersebut dalam rangkaian Memperingati Hari Kreatif dan Inovatif Dunia: Meneladani Sang Kreator dan Inovator Laksamana Keumala Hayati” dibuat oleh BEM FSIP Unsyiah, didukung oleh Mapesa (Masyarakat Peduli Sejarah Aceh) dan PuKAT (Pusat Kebudayaan Aceh - Turki). Gambar: Ariful Azmi Usman.

Bulan sabit didaulat angin laut
enam ratus kapal perang ikut

empat puluh ribu pelaut
disambut Ceddin Deden

Laksamana Maha Ratu Samudera
Berfatwa di Cakradonya

“Laskarku, penjaga Selat Melaka
ke Semenanjung mendarat
La Famosa, kita rebut!”

Ia menghadap timur laut

“Peurigi, ini bukan Cordoba.”

Laksamana mematri

“Laskarku,
Semenanjung Melaka, Sumatera
dan perairan ini, kita punya.”

Bunda Bangsa Keumala Hayati
Laksamana Keumala Hayati
Ratu bahari ibunda bangsa
Bunda kita Keumala Hayati
Laksamana sakti perkasa
Laksamana Keumala Hayati
Penjaga sakti Selat Melaka
Laksamana Keumala Hayati
Pahlawan sejati disegani dunia

Aduhai Laksamana sejati
Bijak bestari pelindung bangsa
Laksamana Keumala Hayati
pembela negeri tauladan dunia.

Puisi ini dibacakan pada acara Ikrar Kuta Inong Balee, 21 April 2015
di Benteng Kuta Inong Balee, Lamreh, Aceh Besar. Acara tersebut dalam rangkaian Memperingati Hari Kreatif dan Inovatif Dunia: Meneladani
Sang Kreator dan Inovator Laksamana Keumala Hayati”dibuat oleh BEM FSIP Unsyiah, didukung oleh Mapesa (Masyarakat Peduli Sejarah Aceh) dan PuKAT (Pusat Kebudayaan Aceh - Turki).
Share on Google Plus

About Peradaban Dunia

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

PuKAT Aceh Turki