Hari ini Aceh Peringati Lahir 101 Tahun Ali Hasjmy

Ali Hasjmy
Banda Aceh - Ali Hasjmy merupakan tokoh Aceh yang dilahirkan pada masa 101 tahun lalu. Untuk mengingatkan bahwa ia telah meninggalkan banyak jasa untuk Aceh, Lembaga PuKAT (Pusat Kebudayaan Aceh- Turki) melangsungkan acara “Memperingati 101 Tahun Lahir Ali Hasjmy” di Sultan II Selim ACC gedung Turki, Selasa 17 Maret 2015, pukul 14:00 s/d selesai.

Pakar pendidikan Prof Darwis A Soelaiman, Ketua MAA (Majelis Adat Aceh) Badruzzaman Ismail, cucu Ali Hasjmy Iqbal Surya Hasjmy, diundang menjadi pembicara yang akan dipandu oleh sastrawan dan pendakwah Aceh Drs Ameer Hamzah.

Acara tersebut diperbuat oleh lembaga PuKAT (Pusat Kebudayaan Aceh-Turki) dengan tempat acara didukung penuh secara cuma-cuma oleh managemen Sultan II Selim ACC gedung Turki.

Menanggapi acara peringatan tersebut, seorang sastrawan Aceh, Nab Bahany AS, mengatakan bahwa pada tahun lalu, pernah dibuat sebuah seminar Peringatan 100 Tahun Ali Hasmy di Pustaka dan Museum Ali Hasjmy yang mengusulkan supaya Ali Hasjmy dijadikan Pahlawan Nasional Indonesia.

“Hari itu Dr Rani Usman ikut menjadi pembicara, sudah beberapa prosedur yang ditempuh, namun kami belum tahu hasil dari beberapa usaha pengusulan Ali Hasjmy sebagai pahlawan nasional,” kata Nab Bahany di Banda Aceh.

Aktivis PuKAT, Thayeb Loh Angen, mengatakan bahwa acara peringatan 101 tahun Ali Hasjmy sebagai pengingat bagi orang Aceh semata bahwa Aceh punya seorang brilyan yang bernama Ali Hasjmy. Acara ini, kata Thayeb, terbuka untuk umum dan peserta boleh datang tanpa mendaftar.

"Ini bukan untuk melanjutkan program pengusulan Ali Hasjmy sebagai pahlawan nasional, akan tetapi agenda mengangkat kembali tokoh-tokoh Aceh, perihal nantinya apa penghargaan oleh masyarakat untuk mereka adalah tergantung pada masyarakat Aceh sendiri. PuKAT hanya pengingat, tidak mendesak apapun kepada siapapun," kata Thayeb yang pada Februari lalu meluncurkan buku keduanya sebuah novel yang berjudul Aceh 2025.

Thayeb menegaskan, pada awal 2013 lalu PuKAT juga pernah membuat acara mengangkat Ali Hasjmy yang menghadirkan sastrawan Ameer Hamzah dan Agus Nur Amal sebagai pembicara.

"Dalam acara pada 2013 lalu, Ameer Hamzah menyatakan, 'apabila penyair Tengku Amir Hamzah disebut Raja Pujangga Baru, maka Ali Hasjmy adalah khalifahnya',” kata Thayeb.pd
Share on Google Plus

About Peradaban Dunia

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

PuKAT Aceh Turki