12 Februari 2015 Buku Aceh 2025 Diluncurkan


Buku ini tentang keadaan Aceh pada masa sekitar tahun 2025 yang dipertunjukkan melalui perjalanan tokohnya Tuanku Ben Suren dan Cut Benti Surenia. Di dalamnya tersebut bagaimana kronologis Aceh bisa berubah.

Perubahan total itu diawali dengan sebuah revlusi yang terjadi di Banda Aceh pada tahun 2020 Masehi. Revolusi itu digerakkan oleh sebuah perkumpulan yang tidak diketahui.

Puncak dari perubahan itu terlihat jelas pada tahun 2025. Saat itu Aceh telah dibagi ke dalam enam wilayah pembangunan, yaitu: Banda Aceh - Sabang, Meulaboh - Nagan Raya, Barus-Kutacane, Lhokseumawe-Aceh Utara, Takengon-Bener Meriah, Tamiang-Medan. Setiap wilayah ini memiliki hak otonom dan masing-masing penduduknya membangun wilayah sendiri dalam kesatuan Aceh.

Peristiwa besar yang tertulis di dalam novel Aceh 2025, di antaranya: revolusi pada tahun 2020 Masehi, badai pada 2025 yang menyebabkan tokoh utamanya terdampar ke Male di Maladewa, Hadramaut di Yaman, Siprus dan Istanbul di Turki, dan New York dan Silicon Valley di Amerika Serikat.Peristiwa besar lainnya adalah pembangunan Jembatan Banda Aceh-Sabang-Pulao Aceh, pembangunan jalan rel kereta listrik dari Banda Aceh-Meulaboh-Medan, Banda Aceh-Lhokseumawe-Medan, Lhokseumawe-Takengon-Meulaboh, dan lain sebagainya.

Novel Aceh 2025 mengisahkan bagaimana sistem pemerintahan, pendidikan, ekonomi, hukum, kehidupan beragama dijalankan dengan baik. Selamat datang di masa depan. Buku tersebut diterbitkan oleh Penerbit Yatsrib Baru.

Dapatkan diskon khusus pada acara peluncuran "Aceh 2025" sebesar 20% dari harga normal.

Pengantar: Thayeb Loh Angen (Penulis Buku Aceh 2025)
Pembicara: Herman RN, Musmarwan Abdullah, Salman Yoga S.
Share on Google Plus

About Peradaban Dunia

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

PuKAT Aceh Turki