PuKAT Bincang Rencana Kebudayaan dengan Badan Kajian Melayu dan Turki

Penasehat Badan Kajian Melayu dan Turki yang merupakan Penasehat Sosio-Budaya Kerajaan Malaysia yang juga Presiden Universiti Islam Antarabangsa Malaysia (UIAM), Tan Sri Dr Rais Yatim (kanan) berbincang dengan pengurus Pusat Kebudayaan Aceh dan Turki (PuKAT) Thayeb Loh Angen di ruang VIP Bandar Udara Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang . Foto: Aldi Yukihiro.
Banda Aceh - Aktivis dari organisasi antarabangsa Pusat Kebudayaan Aceh dan Turki (PuKAT) berbincang dengan Badan Kajian Melayu dan Turki tentang usaha mengangkat kembali sejarah kebudayaan Islam di Asia Tenggara yang terhubung dengan Turki Utsmani.

Penasehat Badan Kajian Melayu dan Turki yang juga Penasehat Sosio-Budaya Kerajaan Malaysia, Tan Sri Dr Rais Yatim, menjelaskan bahwa pihaknya tengah merencanakan sebuah kegiatan berterusan dalam bidang menguatkan kembali pengaruh kebudayaan Islam di Asia Tenggara.

“Kita akan melibatkan ahli-ahli daripada universitas di Aceh, Sumatera, dan sekitarnya, organisasi kebudayaan antarabangsa seperti PuKAT memiliki peran dalam membuat rencana tersebut berlangsung dengan baik,” kata Tan Sri Dr Rais Yatim yang juga merupakan pejabat Presiden Universiti Islam Antarabangsa Malaysia (UIAM), di ruang VIP Bandar Udara Sultan Iskandar Muda Blang Bintang, Aceh, Sabtu 15 Nopember 2014.

Menanggapi hal tersebut, pengurus PuKAT, Thayeb Loh Angen yang didampingi Aldi Yukihiro, mengatakan bahwa pihaknya akan menanggapi rencana Badan Kajian Melayu dan Turki. Namun, kata Thayeb, PuKAT akan mempertimbangkan apakah akan melibatkan diri secara langsung ataupun tidak, tergantung keadaan nantinya.

“Ini adalah rencana yang mulia, dan PuKAT memiliki kegiatan sendiri secara berkala dan terus menerus. Kita akan membantu apa saja baik langsung mahupun tidak langsung di sela-sela kegiatan yang telah dirancang untuk beberapa tahun ke depan,” kata Thayeb yang akan meluncurkan novelnya Aceh 2025 dalam waktu dekat.

Selain bincang perencanaan dengan Badan Kajian Melayu dan Turki, pada 19 dan 22 Nopember 2014, PuKAT membuat acara di Aceh Community Center (ACC) Sultan II Selim Banda Aceh.

“19 Nopember kita meluncurkan buku “Kesultanan Aceh dan Turki” karya Dr Mehmet Ozay, pada 22 Nopember ini kita memutar film dokumentari tentang maestro seni P Ramlee,” kata Thayeb.pd
Share on Google Plus

About Peradaban Dunia

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

PuKAT Aceh Turki