Pengakuan Turki Terhadap Sejarah Lada Sicupak

Pengungkapan (Resensi )Buku ‘Kesultanan Aceh dan Turki – Antara Fakta dan Legenda’ karya Tuan Mehmet Ozay


Judul                           : Kesultanan Aceh dan Turki – Antara Fakta dan Legenda
Penulis                         : Mehmet Özay
Penerjemah                  :  Afdhal Muchtar
Kategori                      : Esai Ilmiah
Genre                          : Sejarah
Cetakan 1                    : October, 2014
ISBN                           : 978-967-12871-0-0
Penerbit                       : Hawash Enterprise, Gombak Selangor, Malaysia.
   Pusat Kebudayaan Aceh Dan Turki (PuKAT).
Diluncurkan di            : Aceh Community Center (ACC) Sultan II Selim, Banda Aceh, Rabu 19 Nopember 2014 pukul 15:00 Waktu Aceh sebagai bentuk peringatan smong (tsunami) Aceh ke 10 tahun.

Tarikh atawa sejarah ialah suluh penerang bahagi suatu bangsa baik ianya tengah berada di zaman gemilangnya yang terang benderang bagaikan siang mahupun di tengah jatuh runtuhnya bagaikan malam gulita di mana bulan padam. Rentang jarak waktu yang disebut di dalam sejarah ialah daripada mulanya bumi dan manusia sampai hari ini.

Maka karena tidak terhitungnya sekalian zaman itu, niscaya untuk bisa memahaminya, kita mesti mengambil satu atawa beberapa masa sahaja di dalam sejarah. Di dalam kitab Mehmet Özay ini, masa sejarah yang diambil ialah berkisar daripada waktu sejak peristiwa Lada Sicupak yang terjadi pada tahun 1560-an Masehi.

Pada bahagian Lada Sicupak, Tuan Mehmet Ozay mengawali kitabnya tersebut dengan pertanyaan:
1.      Mengapa Turki begitu penting dalam ingatan sosial masyarakat Aceh seperti yang tercermin dalam kebiasaan pengucapan (tradisi lisan) dan beberapa karya yang melegenda?;
2.      Mengapa Kesultanan Aceh Darussalam memilih Turki Utsmani, bukannya kekuatan (kerajaan) lain misalnya bangsa Safawi di Timur Tengah?;
3.      Bagaimana tanggapan Turki Utsmani terhadap permintaan untuk menjalin hubungan ini - apakah hubungan ini hanya terbatas pada (memberikan akan faedah dalam bentuk (kontribusi) militer belaka?; dan seterusnya...

Kemudian di sepanjang bab tersebut, dia menjawab akan seluruh pertanyaannya itu secara ilmiah dengan bahasa yang mudah dimengerti sehingga bisa menyadarkan akan kita bahawa hubungan Aceh dengan Turki merupakan sebuah kenyataan adanya, bukanlah hikayat penghibur pelipur lara (legenda). Mehmet menawarkan akan kita tentang sebuah sudut pandang tercerdas daripada sebuah sejarah.

Sudut pandang tersebut bisa menyembuhkan penyakit rusaknya jati diri (Identity Crisis) yang menimpa orang Aceh, daripada rakyat jelata sampai penjabat di pemerintahan, bahkan orang-orang di perguruan tinggi. Mempelajari sejarah bukan semata menghafal akan nama-nama orang dan angka tahun serta apa yang terjadi, akan tetapi jua tentang mengapa itu terjadi dan apa akibatnya. Orang mesti Aceh memandang akan sejarahnya daripada sudut pandang sendiri yang menguatkan dirinya dan Islam.

Orang Aceh mesti menulis sejarahnya sendiri dengan sudut pandang ini supaya pendustaan yang dilakukan oleh penulis-penulis daripada Barat yang bermental penjajah dapat diluruskan. Karenanya, marilah kita membersihkan sejarah Aceh daripada sekalian hikayat penghibur pelipur lara dan pendustaan, lalu kita angkat kebenaran ke muka bumi ini.

Buku ini, walaupun singkat, namun mengemukakan data-data penting tentang hubungan Aceh dengan negeri Rum (Turki) di dalam sejarah karena Tuan Mehmet Ozay turut memakai acuan (referensi) daripada buku dan syarah (artikel) berbahasa Turki, yang tentu saja tidak bisa dilakukan oleh Denis Lombard dan lain-lain.

Yang paling penting, dengan adanya buku Tuan Mehmet Ozay ini, niscaya orang Aceh atawa siapa saja bangsa di dunia ini bisa tahu bagaimana pandangan orang Turki terhadap sejarah Lada Sicupak yang sangat dibanggakan oleh sekalian orang Aceh. Buku Tuan Mehmet ini merupakan pengakuan orang Turki atas sejarah hubungan Aceh dengan Turki.



Oleh Thayeb Loh Angen
Share on Google Plus

About Peradaban Dunia

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

PuKAT Aceh Turki