Jerman Pulihkan 118 Ribu Buku yang Terbakar, Termasuk Copernicus

Nicolaus Copernicus. Foto: wikipedia.org
Berlin - Sebuah pustaka sejarah di Berlin, Jerman, yang dilahap api pada tahun 2004 telah menyembuhkan 118.000 buku buku termasuk sebuah kopian buku astronomer Nicolaus Copernicus yang berumur 471 tahun di mana ia mengemukakan matahari, bukan bumi, adalah pusat alam semesta.

Kebakaran di perpustakaan bangsawan Anna Amalia, sebuah situs organisasi pelestarian dunia di bidang pendidikan, kemasyrakatan, dan budaya PBB di Weimar, dipercayai telah disebabkan oleh komplikasi listrik.

Sekitar 50,000 buku menjadi abu, termasuk Kary oleh penulis paling terkemuka Jerman, Johann Wolfgang von Goethe.

Para simpatisan telah mendonasikan €38.8 juta Euro untuk menolong perpustakaan menyelamatkan apapun dari kerusakan yang disebabkan oleh kebakaran dan air yang dipakai untuk memadamkannya.

Di antara buku-buku yang rusa adalah karya Copernicus, On the Revolutions of the Heavenly Spheres, di mana astromer Polandia tersebut, yang lahir pada tahun 1473, menempatkan matahari sebagai pusat alam semesta- sebuah theori revolusioner yang menyebabkan konflik dengan gereja Katholik dan mengguncang pandangan dunia abad pertengahan.

Beberapa buku yang selamat, termasuk buku Copernicus, akan dipamerkan pada akhir bulan ini. Edisi Copernicus tahun 1543 termasuk anotasi oleh pengarangnya, memberikan petunjuk tentang bagaimana buku ini diterima.

Buku-buku lain yang terselamatkan termasuk sebuah Bible yang diasiasikan dengan Martin Luther, pemimpin reformis Protestan abad ke-16, dan topeng kematian Friedrich Schiller, Penyair romantik Jerman dan sekaligus sahabat Goethe. (Terjemahan dari News Strait Times, 20 August 2014).nd
Share on Google Plus

About Peradaban Dunia

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

PuKAT Aceh Turki