3 Juni, PuKAT Buat Seminar ‘Hasan Tiro Seorang Sastrawan’

Hasan Di Tiro, Foto: ibnuhasyim.com
Banda Aceh – Memperingati 4 Tahun meninggalnya Sang Legendaris Bapak Pembaharu Aceh, Hasan Di Tiro, PuKAT (Pusat Kebudayaan Aceh Dan Turki) melaksanakan seminar bertajuk ‘Hasan Di Tiro Seorang Sastrawan’, dengan pemateri Dr Husaini Ibrahim, pada Selasa 3 Juni 2014, pukul 14.00 WIB, di Aceh Community Center (ACC) Sultan II Selim, Banda Aceh.

Aktivis kebudayaan di PuKAT, Thayeb Loh Angen, Selasa 20 Mai 2014, menyatakan, Aceh harus memandang Hasan Di Tiro sebagai cendikiawan yang telah menulis buku sejarah sesuai metodologi akademik dan menghasilkan karya sastra seperti ‘The Drama of Achehnese History’.


“Hasan Di Tiro adalah sang legendaris, Bapak Pembaharu Aceh, orang seperti dia hanya dilahirkan satu orang dalam kurun waktu 100 tahun. Dialah yang menyadarkan Aceh supaya kembali akan jatidirinya. Maka menghairankan apabila ada orang yang tidak sadar akan pengaruh cendikiawan yang luar biasa ini,” kata Thayeb.

Pengaruh Hasan Di Tiro, kata Thayeb, telah mengubah wajah Aceh secara menyeluruh. Tanpa membesarnya pengaruh gerakan yang dibuat oleh orang kepercayaan Daud Beureueh tersebut, tidak akan ada itu penerapan Syariat Islam di Aceh dan hal-hal yang terkait dengannya.

Selain acara peringatan Hasan Di Tiro pada 3 Juni, Thayeb mengatakan, selang seminggu setelahnya, pada 10 Juni, PuKAT melaksanakan debat kebudayaan bertajuk ‘Istana Daruddunia – Antara Fakta dan Legenda’.

“Ini adalah dua acara yang kami perbuat di tahun 2014 ini, setelah pada tahun-tahun sebelumnya pun membuat acara serupa, yang merujuk akan sejarah Aceh Darussalam,” Kata Thayeb.aldi yukihiro
Share on Google Plus

About Peradaban Dunia

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

PuKAT Aceh Turki