Husaini Ibrahim: Istana Daruddunia Perlu Diekskavasi

Dr Husaini Ibrahim, MA tengah mengangkat nisan yang berada di genangan air kuala di tempat yang diyakini sebagai bekas istana Daruddunia, Kampung Pande, Banda Aceh pada September 2007. Penelitian tersebut melibatkan Prof. Dr. Mukhtar Saidi, dari USM Malaysia. Foto: Irfan M Nur.
Banda Aceh – Keberadaan istana Kesultanan Aceh Darussalam yang bernama Daruddunia harus dibuktikan dengan cara ekskavasi (penggalian benda purbakala –red) di tempat-tempat yang diperkirakan sebagai bekas istana tersebut.

Demikian kata Arkeolog Asia Tenggara, Dr Husaini Ibrahim, MA, di Banda Aceh, 30 April 2014. Menurutnya, ekskavasi adalah satu-satunya jalan untuk menyelesaikan tentang bentuk dan tempat istana tersebut.

“Teori-teori hanya membentuk pendapat, tetapi tinggalan benda bersejarah mampu menceritakan banyak hal yang penting untuk keberadaan peristiwa pada zamannya, sehingga benda-benda yang diyakini ada tersebut harus ditemukan,” kata Husaini.

Kepala Pusat Penelitian Ilmu Sosial dan Budaya (PPISB) Unsyiah ini mengatakan, dirinya akan memperjelas hal tersebut di dalam sebuah debat kebudayaan yang akan dilangsungkan pada akhir Mei 2014 di Banda Aceh.

"Debat kebudayaan ini akan melahirkan beberapa rekomendasi untuk kepentingan ekskavasi istana Daruddunia,” kata Husaini.*
Share on Google Plus

About Peradaban Dunia

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

PuKAT Aceh Turki