Sejarah Berulang, Ulama Dayah Mengajar di Mesjid Raya

Tgk H. Hasanoel Basry. Foto: aceh.kemenag.go.id
Banda Aceh – Pengajian Tasawuf, Tauhid dan Fikh (Tastafi) kali pertama akan dilangsungkan di Mesjid Raya Baiturrahman, Jum’at (malam Sabtu), 7 Maret 2014. Sebelumnya sudah 6 kali pengajian tersebut dilangsungkan di Meunasah A. Latief belakang Mesjid Raya.


Demikian kata ketua panitia pengajian Tastafi Tgk Marwan Yusuf, didampingi Tgk Muhammad Balia, Kamis 6 Maret 2014. Menurutnya, dipilihnya mesjid terindah di Asia Tenggara ini sebagai tempat pengajian karena jamaah pengajian terus bertambah menyesaki setiap sudut meunasah tersebut.

“Alhamdulillah sekarang pemakaian Mesjid Raya sebagai tempat pengajian secara cuma-cuma sudah diizinkan lewat surat yang ditanda tangani Imam Mesjid Raya Prof. Azman Ismail, kami sangat bahagia karena Mesjid Raya akan bisa menampung banyak jamaah pengajian ini,” ujar Tgk Marwan.

Humas pengajian Tastafi, Teuku Zulkhairi, MA, berharap pejabat-pejabat yang bertempat tinggal di Banda Aceh dan Aceh Besar khususnya dan masyarakat umumnya agar bisa menghadiri pengajian ini. Pihaknya, kata Zulkhairi, sudah mengedarkan undangan akan camat-camat, kantor-kantor pemerintah dan seterusnya.

“Pengajian ini dilangsung setiap Jum’at (malam Sabtu) selepas Shalat Isya  pada setiap awal bulan, dipandu langsung oleh Tgk H. Hasanoel Basry yang dikenal Abu Mudi, seorang ulama kharismatik dari Samalanga yang saat ini menjadi ketua Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA). Kami mengharapkan agar masyarakat bisa berduyun-duyun menghadiri pengajian ini,” kata Zulkhairi.tzk
Share on Google Plus

About Peradaban Dunia

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

PuKAT Aceh Turki