Menunggu Kiprah Reza Fahlevi Memajukan Kebudayaan Aceh

Reza Fahlevi dilantik sebagai Kepala Disbudpar (Dinas Kebudayaan dan Pariwisata) Aceh pada Selasa 11 Februari 2014, di Banda Aceh.
Gubernur Aceh Zaini Abdullah telah mengambil langkah tepat untuk melestarikan kebudayan dan membangun pariwisata Aceh dengan melantik Reza Fahlevi sebagai Kepala Disbudpar (Dinas Kebudayaan dan Pariwisata) Aceh pada Selasa 11 Februari 2014, di Banda Aceh.

Ditariknya Reza Fahlevi untuk tingkat Aceh oleh gubernur karena berhasil memajukan kebudayaan dan pariwisata di kota Banda Aceh selama ia menjabat kepala Disbudpar Kota Banda Aceh dalam kepemimpinan almarhum Mawardy Nurdin sebagai walikota.

Pengalaman di Kota Banda Aceh berguna untuk Reza Fahlevi di tingkat Aceh sehingga memungkinkan ia memperbaiki beberapa program dan menerapkannya dengan baik. Namun, itu tidaklah mudah.

Apabila di disbudpar Banda Aceh, semuanya terukur, rapi dan berjalan sistematik karena pemimpinnya Mawardy Nurdin yang tegas dan terukur, maka Aceh memiliki beberapa masalah lain.

Apabila di Banda Aceh kurang tekanan dari luar dinas ataupun dari penguasa bayangan (partai pendukung pemenangan pimpinan), maka di tingkat Aceh, itu menjadi masalah, ditambah orang-orang ‘pengganggu’ yang ada di dalam dinas itu sendiri. Di sinilah, kemahiran seorang Reza Fahlevi akan diuji dengan sebenarnya. Dan, pembisnis seni dan budaya juga harus diwaspadai.

Lalu, apa yang diinginkan masyarakat pegiat kebudayaan di Aceh? Di antaranya, perbaikan program taman budaya. Bahkan kota-kota seperti Lhokseumawe, Langsa, Singkil, membutuhkan taman budaya sendiri. Juga, Aceh butuh museum lain untuk artefak dan manuskrip serta galeri karya seni yang berstandar dunia. Mampukah seorang Reza Fahlevi mewujudkannya?

Dalam bidang seni, Aceh butuh laboratorium dan gedung pertunjukan seni (boleh disatukan dengan taman budaya) sehingga sekalian jenis seni di Aceh yang berciri Aceh dapat diambil kembali filosofi dan rumusnya. Selamat.

Oleh Thayeb Loh Angen, aktivis kebudayaan di PuKAT (Pusat Kebudayaan Aceh Dan Turki).
Share on Google Plus

About Peradaban Dunia

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

PuKAT Aceh Turki