TII: Semua Institusi di Aceh Korup

Banda Aceh - Transparency International Indonesia (TII) menyebutkan semua institusi yang melayani kepentingan publik, masih melakukan praktik korupsi menurut survei mereka terhadap lembaga pemerintah maupun swasta.

Koordinator Program Kepemudaan TII Lia Toriana, di Banda Aceh, pada 20/1/2014, mengatakan bahwa hasil survei  tersebut berdasarkan persepsi dan perilaku anak muda Aceh terhadap integritas dan antikorupsi. Survei dilakukan terhadap 2.000 responden dari April hingga September 2013.

Hasil survei tersebut memperlihatkan bahwa institusi pemerintah dipersepsikan lebih korup dari swasta. TNI dan Polri juga dianggap tidak bersih sebagaimana lembaga pemerintah lainnya.

Anak muda di Aceh menunjukkan bahwa anak mereka memahami kejujuran dengan cukup baik. Enam dari sepuluh anak muda Aceh mencirikan kejujuran (integritas) dengan dengan kejujuran dan kesuksesan diri.

Menurut Lia, anak muda Aceh pernah mengalami atau setidaknya mengetahui ada praktik korupsi di sekitar mereka. Misalnya, suap ketika ditilang polisi. Kemudian, suap untuk mendapatkan pekerjaan.

TII merekomendasikan agar gubernur dan para kepala daerah di Aceh memberi ruang dan perlindungan kepada kaum muda yang kritis terhadap masalah korupsi.

Sekalian pemimpin diharapkan mampu menjadi teladan bagi pemberantasan korupsi di jajaran pemerintahan. Terutama membangun pendidikan antikorupsi sejak dini.

Kepada menteri pendidikan, kami sarankan untuk membenahi sistem pendidikan, sehingga lingkungan sekolah menjadi lingkungan sosial kaum muda yang bebas korupsi.antaranews.com
Share on Google Plus

About Peradaban Dunia

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

PuKAT Aceh Turki