Syukri Daud: Perayaan Maulid Bid’ah Hasanah


Banda Aceh – Perayaan hari kelahiran nabi Muhammad SAW pada 12 Rabiul Awal merupakan salah satu daripada bid’ah hasanah yang dianjurkan. Hal tersebut pertama dilakukakn di masa setelah nabi wafat. Namun yang membuatnya menjadi budaya muslim sedunia adalah Sultan Salahuddin Al-Ayyubi ketika menyemangati pasukan Islam dalam perang salib.

Hal itu disampaikan oleh pimpinan Dayah Hikmah Al-Waliyah, Tgk Syukri Daud, Pango Raya, Kecamatan Ulee Kareng, mengisi pengajian KWPSI (Kaukus Wartawan Peduli Syari’at Islam) di Rumoh Aceh, Jeulingke, Banda Aceh pada Rabu, 15 Januari 2014.

Syukri mengatakan, mengenang sejarah nabi merupakan hal yang penting bagi umat Islam. Sejarah, kata dia, mengajarkan bagaimana Islam diperjuangkan dan dipertahankan. Selain itu, Syukri menyampaikan tentang lima tingkatan iman.

“Terserah di tingkat manakah kita sekarang, yang penting harus berusaha setiap hari untuk mencapai tingkatan iman yang lebih tinggi,” kata Syukri.

Syukri mendukung tindakan pemerintah yang memerintahkan pegawainya untuk sembahyang berjama’ah dalam masa kerja. Ia berharap hal itu menjadi salah satu tanda bahwa Aceh merupakan sebuah negeri muslim.

“Tanggung jawab pemimpin untuk menjalankan amal ma’ruf dan nahi munkar lebih besar daripada rakyat jelata karena mereka punya kekuasaan lebih besar,” kata Syukri.tla
Share on Google Plus

About Peradaban Dunia

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

PuKAT Aceh Turki