PM Turki Dianugrahi Honorary Docterate oleh Malaysia

Perdana Mentri Republik Parlementer Turki, Recep Tayyip Erdogan
Kuala Lumpur - UIAM (Universitas Islam Antarbangsa Malaysia) akan memberikan honorary docterate kepada Perdana Mentri Republik Parlementer Turki, Recep Tayyip Erdogan, pada Jumat 10 Januari 2014, karena kontribusinya dalam perdamaian Dunia.

Demikian kata pakar perkembangan Asia Tenggara, Mehmet Ozay, yang menunggu kafilah Erdogan di Kuala Lumpur, 9 Januari 2014, di Kuala Lumpur. Kata Mehmet, penganugrahan tersebut akan dilakukan di Kampus ISTAC, Malaysia, pada pukul 3 sore.

“Setelah menerima anugrah luar biasa tersebut, sekitar pukul 5 sore, Perdana Mentri Turki akan akan memberikan kuliah umum tentang transformasi di Asia Pasifik dan Turki di hotel Mandarin,” kata Mehmet Ozay.   

Dalam kunjungan tersebut, kata Mehmet, Erdogan ditemani wakilnya dan beberapa orang menteri menumpang pesawat Negara Turki, Ana, dan akan berada di Kuala Lumpur selama satu hari.

“Kunjungan ini adalah untuk membangun hubungan dagang serta membicarakan tentang investasi militer dan sistem finansial Islam. Selain menemui petinggi Malaysia, Erdogan telah dijadwalkan bertemu dengan perwakilan muslim Bangladesh karena ada masalah politik besar sedang melanda negeri tersebut. Juga beberapa LSM di Malaysia akan menjumpai PM Turki,” kata Mehmet.

Sehari sebelumnya, kata Mehmet, Erdogan tiba di Singapura pada jam 5 sore. Ia ke negeri pulau bekas jajahan Inggris tersebut atas undangan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong.

“Recep Tayyip Erdogan adalah Perdana Menteri pertama yang mengunjungi Singapura setelah Najmeddin Erbakan, guru politik Erdogan, datang ke Singapura 18 tahun lalu. Dalam perjalanannya ini, Erdogan akan mengunjungi pelabuhan terbesar yang kedua di dunia di Singapura,” kata Mehmet Ozay.

Kata Mehmet, pada pagi, 9 Januari 2014, Erdogan akan disambut oleh Tony Tan. Setelahnya, kata dia, kafilah Erdogan akan makan siang resmi dengan Perdana Menteri Lee Hsien Loong. Kemudian, kata Mehmet, diadakan sebuah pertemuan bisnis antara Forum Bisnis Turki dengan Singapura.

“Dalam forum tersebut, Menteri Ekonomi Turki, Nihat Zeybekci, dijadwalkan mengisi perbincangan yang dipimpin oleh Menteri Perdagangan dan Industry Singapora, Lim Hing Kiang. Setelah selesai di Singapura, Erdogan langsung ke Kuala Lumpur,” kata Mehmet yang juga pendiri PuKAT (Pusat Kebudayaan Aceh dan Turki).tla
Share on Google Plus

About Peradaban Dunia

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

PuKAT Aceh Turki