Hasanun dan Hasanah


Ada sebuah pasangan, sebut saja nama mereka Hasanun dan Hasanah. Nama sekalian orang dalam kisah nyata ini bukan nama sebenarnya. Keduanya sudah dua belas tahun menikah dan memiliki empat orang anak. Yang satu sudah menikah, satu lagi baru tamat sekolah, dua orang lagi masih dalam masa bersekolah.

Hubungan Hasanun dan Hasanah baik-baik saja sampai Hasanun beralih pekerjaan dari pedagang di kampung menjadi pedagang antar kampung. Ia mulai pulang menjelang magrib, dan sesekali tengah magrib, bahkan ada yang menjelang Isya. Itu membuat Hasanah tidak suka karena harus menyelesaikan beberapa pekerjaan yang biasanya dilakukan bersama Hasanun kini harus dilakukannya sendiri.

Bulan berganti tahun berlalu. Hasanah mulai mengeluhkan tentang suaminya yang telat pulang kepada rekan-rekan. Ada berbagai macam pendapat daripada rekan itu. Ada yang meminta supaya Hasanah bersabar. Ada yang menyarankannya untuk meminta supaya si suami lebih cepat pulang. Saran-saran itu membuat keluhan Hasanah berkurang.

Namun, ada seorang kawannya yang bernama Ramlah meminta supaya Hasanah menyelidiki ke mana Hasanun pergi sehingga baru pulang ketika malam. Siapa tahu, kata Ramlah, Hasanun sudah memiliki calon isteri baru. Perkataan si Ramlah membuat telinga di Hasanah memerah. Ia tidak rela dirinya diduakan.

Maka, Hasanah mulai menghayalkan tentang perselingkuhan yang dibuat oleh suaminya. Ia mulai menyambut suaminya pulang dengan berbagai pertanyaan berisi tuduhan perselingkuhan. Hasanun yang tidak berniat sedikitpun untuk itu, tersentak. Ia tidak tahu harus menjawab apa. Yang ia inginkan adalah Hasanah menyambut dirinya pulang dengan wajah ramah dan kata-kata yang menghibur supaya rasa lelahnya seharian bekerja dapat terlipur.

Pertengkaran pun terjadi setiap Hasanun pulang. Hasanah terus mendesak supaya suaminya mengakui semua yang ia tuduhkan. Ketika siang tiba, Hasanah membincangkan pertengkarannya dengan sang suami. Ramlah, yang bersifat pencuriga, terus menguatkan kecurigaan Hasanah.

Apabila perlu, mintalah diceraikan, kata Ramlah yang memang telah bercerai dengan suaminya karena kecemburuan dan kecurigaannya yang berlebihan. Saran penasehat itu dijalankan oleh Hasanah. Dan Hasanun yang tidak tahan dengan sambutan menyakitkan dari Hasanah mulai pulang selepas Isya.

Kalau sudah sangat malam, si Hasanah sudah ngantuk, pasti ia tidak akan banyak berbicara hal yang tidak dimengerti, pikir Hasanun. Namun, semakin telat Hasanun pulang, semakin besar pula kecurigaan Hasanah. Dan, permintaannya untuk diceraikan semakin sering. Hasanun yang butuh penghibur lara hatinya mulai berpikir untuk mencari pengganti Hasanah.

Ia berpikir, Hasanah memang sudah benar-benar tidak mencintainya lagi sehingga dirinya memang harus mencari calon isteri baru, kenalannya di kampung seberang, yang dituduhkan oleh Hasanah. Hasanun sebenarnya tidak mahu menikah lagi, ia masih sangat mencintai Hasanah dan anak-anak mereka.

Namun yang diharapkannya dari Hasanah tidak mungkin ada lagi. Hasanah tidak ingin ada perempuan lain yang mengambil suaminya. Namun, cara yang ia lakukan malah membuat orang yang dicintainya pergi. Hasanah terus mengancam dengan meminta cerai apabila Hasanun tidak mengakui yang ia tuduhkan.

Akhirnya, Hasanun tidak tahan lagi dengan tuduhan itu. Maka dengan berat hati, ia menceraikan Hasanah. Beberapa waktu setelahnya, lelaki itu menikah lagi. Hasanah meratapi nasibnya bersama kawan-kawan yang setiap hari menemaninya berburuk sangka. Ia tidak tahu mengapa Hasanun sampai hati mengkhianatinya.

Ramlah pun senang karena Hasanah telah menjalankan apa yang ia minta. Kini Ramlah sudah ada seorang lagi kawan baru yang merupakan janda cerai seperti dirinya. Setiap berselang sehari, Hasanun menjenguk anaknya. Ia masih belum rela bercerai dengan Hasanah. Dan anak-anak mereka pun harus membiasakan diri menghadapi hal yang menyakitkan itu. Ini terjadi di Paloh Dayah, Lhokseumawe, Aceh, sekitar sepuluh tahun lalu. *

Oleh Thayeb Loh Angen
Share on Google Plus

About Peradaban Dunia

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

PuKAT Aceh Turki