Cendikiawan Mesir: Sejarah Mengajarkan Persatuan Islam

Cendikiawan dari Universitas Al-Azhar Kairo Mesir, Syekh Abu Muaz Muhammed  Abdul Hayy Uwainah, menyampaikan dakwah dalam pengajian KWPSI (Kaukus Wartawan Peduli Syari’at Islam) di Rumoh Aceh, Jeulingke, Banda Aceh pada Rabu, 8 Januari 2014. Materi bertajuk 'Memahami Makna Persatuan dalam Islam’ tersebut diterjemahkan oleh ustaz Muakhir Z. Foto: Thayeb Loh Angen
Banda Aceh – Mempelajari sejarah bukan semata untuk mengetahui cerita masa silam, namun sejarah telah mengajarkan bagaimana seharusnya umat Islam menyatukan dirinya. Apabila di zaman ini umat Islam belajar dari sejarahnya, maka persatuan itu kembali terjadi.

Demikian kata cendikiawan Mesir Syekh Abu Muaz Muhammed  Abdul Hayy Uwainah dalam pengajian KWPSI (Kaukus Wartawan Peduli Syari’at Islam) di Rumoh Aceh, Jeulingke, Banda Aceh pada Rabu, 8 Januari 2014 dalam materi bertajuk ‘Memahami Makna Persatuan dalam Islam’.

“Di antaranya, sejarah di masa setelah Rasulullah wafat, menerangkan bagaimana umat Islam saat itu diperfitnahkan sesamanya oleh penyusup yang mengakibatkan pembunuhan terhadap para sahabat rasul, seperti Utsman bin Affan, Ali bin Abi Thalib, Abu Musa Al-Asy’ari, dan lain-lain” kata staf pengajar di Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir ini.

Dalam penyampaian yang diterjemahkan oleh ustaz Muakhir Z, MA tersebut, Muaz Muhammed mengatakan bahwa sejarah ini mengajarkan kepada sekalian umat Islam supaya sangat berhati-hati terhadap setiap fitnah yang mengacu kepada perpecahan.

“Yang perlu dilakukan di zaman ini adalah menyatukan sekalian kaum Ahlussunnah Waljama’ah di muka bumi. Kita harus belajar pada Amru bin ‘Ash yang menyatakan bahwa siapapun yang ditunjuk sebagai khalifah akan ia ikuti. Imam Syafi’i mengatakan bahwa kita harus berpegang pada kebenaran dan Al-Quran. Maka, kembalilah kepada Al-Quran, itulah yang menyatukan kita sekalian umat Islam,” kata Syeikh Muaz Muhammed.tla
Share on Google Plus

About Peradaban Dunia

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

PuKAT Aceh Turki