Thayeb Loh Angen: Mubes Harus Buat Lain, Ketua Baru DKB Batal!

Banda Aceh – Rekan-rekan Seniman Taman Sari harus mempertanggungjawabkan pernyataannya sebagaimana disampaikan oleh juru bicara Herman RN bahwa menolak pelaksanaan Musyawarah Besar (Mubes) Dewan Kesenian Banda Aceh (DKB) yang dilaksanakan pada 21 Desember 2013 oleh kepengurusan DKB yang sudah batal selama 5 tahun.

Demikian kata Thayeb Loh Angen, selaku sebagai salah seorang dari anggota yang disebutkan, di Banda Aceh, 21 Desember 2013. Dalam pernyatannya, kata Thayeb, juru bicara mengatakan bahwa pengurus lama tidak berhak menyelenggarakan Mubes.

Apalagi, Thayeb mengutip Herman yang disiarkan oleh beberapa media, surat undangan untuk peserta bukan dari kepanitiaan Mubes, melainkan dari pengurus lama DKB, yang ditandatangani oleh ketua tak aktif.

“Di akhir pernyataan tersebut diperjelas bahwa apabila pernyataan Seniman Taman Sari tidak diindahkan, kepengurusan baru yang terpilih pada hasil Mubes 21 Desember 2013 akan ditolak bersama sekalian seluruh kegiatan kesenian yang dibuat oleh Pemerintah Kota Banda Aceh,” kata Thayeb.

Thayeb mengaku percaya dan patuh pada pernyataan tersebut karena ia terlibat dalam membincangkannya. Namun, dirinya, tidak datang ke Mubes karena bebrapa hal.

“Saya terkejut ketika tahu bahwa sudah dipilih ketua baru dalam Mubes yang disepakati untuk digagalkan karena tidak sesuai dengan hukum. Saya ingin Mubes atau Musyawarah Luar Biasa (Muslub) dibuat lain dengan kepanitiaan lain,” kata Thayeb.

Ia mengatakan, siapa saja ketuanya yang terpilih nanti harus diterima. Apakah apakah ia ketua lama, kata Thayeb, atau ketua baru yang tidak sah ini, atau siapa saja yang berminat. Karena, menurutnya, ia tidak berniat untuk itu dan memiliki organisasi sendiri.

“Sebagai penduduk yang ber-KTP dan berkarya di Banda Aceh, saya tolak hasil pemilihan pada 21 Desember 2013. Itu tergelincir dari kesepakatan. Saya ingin segala sesuatu dilakukan dengan maksud baik dan secara beradab. Pilihlah pengurus secara benar, bukan kudeta. Kalau dari awal sudah curang, bagaimana kepengurusan selama empat tahun ke depan?” tegas Thayeb.pd
Share on Google Plus

About Peradaban Dunia

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

PuKAT Aceh Turki