Mehmet Ozay Luncurkan Buku Sejarah Aceh dan Turki

Dr Mehmet Ozay dalam sebuah acara di Banda Aceh, September 2013
Banda Aceh – Cendikiawan sosiolog muslim asal Istanbul Turki, Dr Mehmet Ozay, membincangkan hubungan sejarah antara Turki dan Aceh dalam acara peluncuran dua bukunya untuk memperingati tsunami Aceh ke 9.


Demikian kata aktivis kebudayaan di Pusat Kebudayaan Aceh dan Turki (PuKAT) Thayeb Loh Angen, di Banda Aceh. Kata dia, buku Dr Mehmet Ozay tersebut berjudul “Kesultanan Aceh dan Turki – Antara Fakta dan Legenda” dan “Açe Seyahat Notlari (II)”.


“Selain peluncuran dua buku tersebut, Dr Mehmet Ozay memperbicangkan sejarah hubungan Aceh dan Turki bersama Tarmizi A Hamid dan Teuku Raja Zulkarnaini. Acara ini kita laksanakan di Sultan II Selim, Banda Aceh pada 26 Desember 2013, Pukul 16:30 - 18:00,” kata Thayeb.

Kata dia, acara tersebut diawali dengan pemutaran lagu mars militer Ottoman Turkish atau Turki Usmani yang berjudul Ceddin Deden. Lagu yang sudah berusia lebih daripada lima ratus tahun tersebut, kata dia, merupakan penyemangat tentara Ottoman. Semangat lagu ini, kata dia, luar biasa.

“Sekitar tahun 1560-an, Turki Usmani membantu Aceh dengan mengirim banyak ahli. Peristiwa itu dikenal dengan Lada Sicupak, yang menjadi salah satu titik tulak terbesar dalam sejarah Aceh. Setelah tsunami 2004, Turki membantu Aceh dalam banyak hal sebagai bentuk duka oleh saudara tua dari jauh,” kata Thayeb.
Share on Google Plus

About Peradaban Dunia

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

PuKAT Aceh Turki