Raja-Raja Aceh: Pengukuhan Wali Nanggroe Aceh Sukses!

Ketua FKRA Teuku Zulkarnaini saat menyerahkan rekomendari kepada Wali Nanggroe Aceh dalam acara Seumuleueng di Lamno, Aceh Jaya, pada 17 Oktober 2013. Foto: Thayeb Loh Angen
Banda Aceh – Pengukuhan Wali Nanggaroe Aceh ke 9 Malek Mahmud Al-Haytar di Banda Aceh pada 16 Desember 2013 berlangsung sukses dan khidmad sesuai dengan amanah perdamaian Aceh. Dari Forum Khasanah Raja-raja Aceh, hadir sembilan orang perwakilan keturunan raja-raja dari seluruh Aceh dengan undangan VIP.
 
Demikian kata ketua Forum Khasanah Raja-Raja Aceh, Teuku Zulkarnaini, di Banda Aceh setelah menghadiri pengukuhan Nali Nanggroe Aceh, Senin 16 Desember 2013.

“Di masa kesultanan, setelah pengukuhan raja sering dibunyikan meriam sebagai perayaan. Sehingga adanya suara tembakan setelah pengukukuhan tersebut, anggap saja sebagai perayaan seperti masa silam, dan itu bukanlah hal yang patut dibesar-besarkan,” kata Zulkarnaini.

Menurutnya, keberadaan wali nanggroe di Aceh merupakan kebutuhan rakyat Aceh yang memiliki struktur kepemimpinan sesuai dengan adat.

“Proses pengukuhan ini sukses. Dan kita tahu bahwa dalam setiap kenduri, ada satu dua piring yang pecah merupakan hal yang biasa,” kata Zulkarnaini.tla
Share on Google Plus

About Peradaban Dunia

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

PuKAT Aceh Turki