Raja-Raja Aceh: Buku Mehmet Ozay Menjadi Referensi Penelitian Ilmiah di Aceh

Teuku Raja Zulkarnaini (kiri) dan Dr Mehmet Ozay dalam sebuah musyawarah di Banda Aceh, September 2013. Foto: Thayeb Loh Angen
Banda Aceh – Ketua Forum Khasanah Raja-Raja Aceh Teuku Raja Zulkarnaini, mengatakan bahwa buku Dr Mehmet Ozay yang berjudul ‘Kesultanan Aceh dan Turki – Antara Fakta dan Legenda’ bisa menjadi referensi penting untuk bahan penelitian ilmiah di Aceh.

“Ketika melihat buku ini, guru besar di UIN Ar-Raniy, Kepala Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Aceh, dan Gubernur Aceh bersemangat. Kami berterima kasih kepada intelektual muslim Dr Mehmet Ozay dari Istanbul yang telah menyediakan waktu untuk menulis buku ini sehingga menjadi referensi untuk sejarah di Aceh,” kata Zulkarnaini di Banda Aceh, Minggu 28 Desember 2013.

Menurutnya, sejarah Aceh yang berhubungan dengan Turki Utsmani penting diangkat. Karena, kata dia, banyak perubahan besar dalam peradaban Aceh setelah periwtiwa ‘Lada Sicupak’ yang terjadi sekitar 1560-an Masehi. Zulkarnaini mengatakan bahwa banyak bukti-bukti sejarah yang muncul. Misalnya, kata dia, baru-baru ini, penemuan koin emas milik Sultan Turki Usmani di Banda Aceh.

"Buku Dr Mehmet Ozay ‘Kesultanan Aceh dan Turki - Antara Fakta dan Legenda’ yang diluncurkan bersamaan buku ‘Açe Seyahat Notlari (II) di Banda Aceh dalam rangka memperingati tsunami Aceh ke 9, 26 Desember 2013, di ACC Sultan II Selim, Banda Aceh, menjadi khasanah Aceh yang baru,” kata Zulkarnaini.tla
 
Share on Google Plus

About Peradaban Dunia

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

PuKAT Aceh Turki