Ketua AIRA: 2016, Industri Musik dan Film di Aceh Mati

Syekh Ghazali LKB dan putrinya Sheefa
Banda Aceh – Industri musik dan film di Aceh akan mati pada tahun 2016 disebabkan dari tahun ke tahun industri tersebut kian mengalami masa sulit. Pendistribusian merupakan bidang paling mengkhawatirkan karena pasar dimonopoli oleh distributor.

Demikian kata ketua AIRA (Asosiasi Industri Rekaman Aceh), Sabtu, 30 Nopember 2013, di Banda Aceh. Menurutnya, produser mengeluarkan biaya yang banyak untuk mengeluarkan sebuah hasil karya seni, namun harga CD/DVD ditentukan distributor.

“Ini masalah terbesar yang dihadapi para produser. Selain itu, kecanggihan teknologi telah membuat produser menjerit disebabkan target penjualan tidak tercapai,” kata kata Syekh Ghazali LKB yang telah mengorbitkan nama Rafly dan Liza Aulia dikenal ke mana-mana.

Kondisi tersebut, kata dia, membuat nama artis terus melambung tinggi, tapi produsernya sudah banyak yang gulung tikar.

“Untuk dapat bertahan, ke depan, kami berusaha menjalin kerja sama produksi dan distribusi dan media online dengan label internasional,” kata Syekh Ghazali LKB.pd
Share on Google Plus

About Peradaban Dunia

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

PuKAT Aceh Turki