Puisi: Anak Jalanan

Ilustrasi. Anak jalanan yang diberikan kesempatan bersekolah membaca di atap.Foto: Net.
Puisi karya: Zahraini ZA

Beri terang jalan si anak jalanan
Beribu-ribu angan telah dileburkan oleh waktu
Beribu-ribu angan menghindar di tanah jalanan
Dan beranjak pergi dengan kereta senja
dia sembunyikan suram wajahnya.
Kemarin, nanti atau esok jalanan itu untuknya.

Langkah Anak jalanan
Dihitung dengan logika jam rusak
Di jalan gelap mimpinya tercipta syair kesedihan, dan kesukaan
Bersenda gurau gaduh seperti nyanyian musik klasik tanpa nada
Angin malam bernyanyi menghibur si anak jalanan

Bintang-bintang memberi cahaya untuknya
Menggenggam perak di tangan kiri,
emas di tangan kanan dalam banyangan,
Menunggu, mencari bayangan tadinya semu dalam nyata
Langkah-langkah anak jalanan membuat tabir suci
seperti aliran air sungai kilauan matahari.
Kemarin, hari ini dan nanti jalan ini hanya untuk anak jalanan.

Zahraini ZA, Pengajar, Mahasiswa Pasca Sarjana Unsyiah
Share on Google Plus

About Peradaban Dunia

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

PuKAT Aceh Turki