Puisi: Senja Terakhir

Fira Al Haura
Karya: Fira Al Haura

Ada angin yang menyelinap masuk
dalam rongga endusku
mengisyaratkan untuk menambah hari esok setiap hari
Aku selalu mengingatkanmu tentang hal
yang acap kali kusebut,
bahwa aku berdoa untuk ini, agar aku bisa hidup lebih lama
Aku hidup untuk menggambar matamu di sisi kataku
kau hidup membuat aku tak henti bertatap
Senja yang berlabuh di wajahmu
memberanikan aku untuk menulis indah
yang entah sampai kapan mampu kututurkan
hanya dengan puisilah kita berjumpa
bersiberita segala yang tak kupunya
jadi bait yang berujung pada senja

Ah, senja.
Lagi-lagi kita tersudut dengan senja.
Senja mana yang jika tiada angin menyelinap masuk
dalam rongga endusku?
Aku tidak menemukan siapa-siapa ketika senja
datang.
Aku sendiri
Sambil menepi
Menutup semuanya.
Seketika itu juga, angin berhenti masuk dalam
rongga endusku.

USM, 18 Feb 2013
FAH

(Puisi ini ditulis saat masuk Sekolah Hamzah Fansuri)
Fira Al Haura, Nama pena dari Siti Maghfirah, Pemenang Lomba Cipta Puisi tingkat Nasional 2009 dan 2010, Anggota Sekolah Hamzah Fansuri (SHF). Ia siswi SMA Negeri 3 Banda Aceh dan Duta HIV/AIDS 2011 Kota Banda Aceh.
Share on Google Plus

About Peradaban Dunia

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

PuKAT Aceh Turki